*Berbicara pada diri sendiri lalu menyimpannya dalam hati adalah caraku menyikapi kata-kata yang tak mungkin menujumu.
*Aku tidak ingin menangis, saat melihat kalian bertukar kata-kata manis.
*Demi satu-satunya kau, aku pura-pura lupa hanya ada satu-satunya aku. Ya, telah sejauh itu cinta ingin menjagamu. Sejauh itu.
*Aku cukup peka, aku cukup mengerti, aku cukup sadar diri untuk mengalah lagi. Karena lagi-lagi, aku tak mungkin menyakiti.
*Lelah berekspektasi, cukup dengan segala imajinasi, sebab segala yang kusebut mimpi tidak akan terjadi.
*seperti jatuh cinta, kadang banyak menaruh harapan pun terjadi tanpa sengaja.
*Telinga dan mataku tak bisa dibohongi. Dari caramu membicarakannya saja sudah berbeda. Kamu lebih cinta dia, sayang.
*Di titik ini, aku bahagia. Di seberang sana, kebahagiaanmu ialah dia.
*Aku hanya sedang belajar mendewasakan hati, meski tanpa memiliki.
*Kamu gak bisa memiliki semuanya. Aku tidak memaksamu memilihku, tapi setidaknya pastikan jika memang bukan aku.
*Jadilah kuat, namun jangan memaksa. Kamu sendiri yang tahu harus berhenti di titik mana.














